Chanathip Songkrasin Waspadai Perubahan Besar Garuda Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026
Final FIFA ASEAN Cup 2026 tinggal hitungan jam. Timnas Indonesia dan Thailand bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Dan di kubu Thailand, ada satu nama yang tidak asing: Chanathip Songkrasin.
Kapten sekaligus bintang Thailand itu bicara di konferensi pers jelang laga, Minggu (4/10), dan ucapannya menarik disimak. Chanathip terang-terangan menyebut Indonesia sekarang bukan tim yang dulu dia kenal. Bukan basa-basi, tapi pengakuan dari pemain yang sudah enam kali menghadapi Garuda.
Chanathip Masih Ingat Final 2021
Bagi Chanathip, laga ini spesial. Terakhir kali dia menghadapi Indonesia di final, itu Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura akhir 2021 sampai awal 2022. Hasilnya? Thailand menang dengan agregat 6-2. Telak.
Kini, hampir lima tahun berlalu, dia kembali bertemu Garuda. Dan dia bilang sudah lama menunggu momen ini.
"Kami senang bisa kembali mendapatkan kesempatan untuk bermain dan menghadapi permainan berkualitas seperti ini, karena kami sudah lama menantikannya," kata Chanathip di SUGBK.
Kata "berkualitas" di situ menarik. Seorang Chanathip, yang pernah berkarier di Liga Jepang, menyebut permainan Indonesia berkualitas. Itu bukan kalimat yang keluar dari mulut pemain yang meremehkan lawan.
"Sekarang Indonesia Banyak Pemain Keturunan"
Chanathip tidak menutup-nutupi apa yang membuat Indonesia berubah. Menurutnya, perubahan itu jelas terlihat dari kualitas pemainnya.
"Kalau ditanya apakah Indonesia banyak berubah, menurut saya semua negara di ASEAN sekarang sudah berkembang sangat pesat," ujarnya. "Para pemain juga berkembang. Sekarang Indonesia memiliki banyak pemain keturunan. Mereka juga bermain di liga-liga dengan level yang tinggi," sambungnya.
Ini pengakuan yang jarang keluar dari mulut pemain Thailand. Biasanya, bicara soal Indonesia, kubu Thailand lebih memilih kalimat diplomatis yang aman. Kali ini Chanathip spesifik: pemain keturunan yang main di Eropa membuat Garuda beda dari dulu.
Dan memang, perjalanan Indonesia di turnamen ini membuktikan sedikit dari ucapan itu. Garuda keluar sebagai juara Grup A dengan tujuh poin: menang 2-0 atas Singapura lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny, imbang 0-0 lawan Malaysia meski bermain 10 orang sejak Thom Haye dikartu merah, lalu pesta 9-2 atas Bangladesh. Tidak ada tim yang cetak sembilan gol di laga penentuan grup tanpa kualitas.
Rekor Pertemuan: Thailand Masih Unggul
Pengakuan Chanathip soal perubahan Garuda bukan berarti Thailand takut. Secara statistik, Gajah Perang tetap lebih dominan. Sepuluh pertemuan terakhir, Thailand menang lima kali, Indonesia cuma dua kali menang, dan tiga lainnya imbang.
Catatan pribadi Chanathip melawan Indonesia juga mentereng. Dari enam pertandingan, dia menang empat kali, imbang sekali, dan kalah sekali.
- Sepuluh pertemuan terakhir: Thailand 5 menang, Indonesia 2 menang, 3 imbang.
- Rekor Chanathip vs Indonesia: 4 menang, 1 imbang, 1 kalah dalam 6 laga.
- Pertemuan terakhir di final: AFF 2020, Thailand juara agregat 6-2.
Angka-angka itu yang bikin laga malam ini seru. Thailand datang dengan pengalaman dan dominasi historis, Indonesia datang dengan tim yang diakui Chanathip sendiri sudah jauh berubah, plus 55 ribu lebih tiket yang sudah ludes terjual sampai Jumat (3/10) lalu. SUGBK bakal penuh.
Malam Ini Penentunya
Sebelum laga puncak, SUGBK lebih dulu menggelar perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam pukul 16.00 WIB. Baru malamnya, Indonesia lawan Thailand, perebutan gelar juara edisi perdana.
Chanathip sudah bicara. Herdman sudah siap. Suporter sudah beli tiket. Sekarang tinggal 90 menit, atau mungkin lebih, yang menentukan. Mau tahu jam tayang lengkap dan cara nontonnya, baca jadwal final FIFA ASEAN Cup 2026 di sini. Kalau penasaran siapa saja yang bisa jadi pembeda, simak 5 pemain kunci Timnas Indonesia dan prediksi skor plus analisisnya.
Satu hal pasti dari pernyataan Chanathip: Thailand tidak datang untuk jalan-jalan. Dan Indonesia, yang katanya sudah berubah itu, harus membuktikan perubahan tersebut di lapangan malam ini.
Belum ada Komentar untuk "Chanathip Songkrasin Waspadai Perubahan Besar Garuda Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026"
Posting Komentar