Messi Pamit dengan Gol Penalti: Argentina Hajar Benin 3-0 di Laga Perpisahan

Messi Pamit dengan Gol Penalti: Argentina Hajar Benin 3-0 di Laga Perpisahan

Dia tidak mau pergi tanpa gol. Di malam perpisahannya bersama Timnas Argentina, Lionel Messi menutup 21 tahun karier internasional dengan cara yang paling Messi: satu gol penalti, dua assist, dan kemenangan 3-0 atas Benin di Estadio Monumental yang penuh sesak, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.

Sekitar 84 ribu penonton yang memadati Monumental jadi saksi akhir sebuah era.

Lionel Messi merayakan gol penaltinya di laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin

Babak Pertama Buntu, Babak Kedua Meledak

Benin ternyata tidak mudah ditembus. Tim peringkat 89 dunia itu datang dengan modal hasil imbang lawan Burkina Faso dan kemenangan atas Mauritania di kualifikasi Piala Afrika, dan babak pertama berakhir 0-0.

Tapi tiga menit setelah turun minum, kebuntuan pecah. Tendangan sudut Messi disambut sundulan Nicolas Otamendi. 1-0. Otamendi langsung berlari ke arah Messi dan mengangkat sahabat lamanya itu — mereka sudah lebih dari 15 tahun main bareng di timnas.

Menit ke-61, giliran masa depan yang unjuk gigi. Nico Paz, pemain Como yang digadang-gadang jadi pewaris nomor 10 Messi, melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang bersarang di pojok gawang. 2-0. Dan lagi-lagi, assist-nya dicatat atas nama Messi.

Penalti Perpisahan di Menit 71

Menit ke-69, Giay dijatuhkan di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Siapa yang maju mengeksekusi? Tidak perlu ditanya.

Messi menendang dengan tenang ke arah kanan kiper Marcel Dandjinou. Gol. 3-0. Itu gol ke-126 untuk Argentina, di penampilan ke-208 — keduanya rekor sepanjang masa Albiceleste.

Rekan-rekannya langsung mengerumuni Messi: pelukan grup, lompat-lompat kegirangan. Kamera menyorot tribun, istri dan keluarganya ikut melompat kegirangan.

Bukan Cuma Messi yang Pamit

Malam itu ternyata perpisahan ganda. Nicolas Otamendi, bek 38 tahun yang kini membela River Plate di stadion yang sama, juga memainkan laga terakhirnya untuk Argentina. Saat ditarik keluar pada menit ke-52, seisi stadion berdiri memberinya tepuk tangan panjang.

Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso yang khusus dipanggil untuk laga ini pun kemungkinan tidak akan berseragam Albiceleste lagi. Ban kapten berikutnya diwariskan ke Cristian Romero.

"Saya Pergi dengan Tenang"

Sebelum laga, Messi menyampaikan pesan sederhana: "I leave in peace. I gave everything." Saya pergi dengan tenang. Saya sudah memberikan segalanya.

Dan memang tidak ada lagi yang tersisa untuk dibuktikan. Dua Copa America, satu Piala Dunia 2022, 126 gol, 208 penampilan. Dari debut tahun 2005 sebagai bocah 18 tahun, sampai malam ini di usia 39 tahun.

Angel Di Maria yang sudah pensiun sejak 2024 ikut hadir menyaksikan. Para anggota skuad juara dunia 2022 beserta keluarga mereka berkumpul di Monumental. Malam itu bukan sekadar satu pertandingan persahabatan — ini katarsis nasional buat seluruh Argentina.

Selamat tinggal, Leo. Dan terima kasih untuk segalanya.

Baca juga: The Last Tango: Messi main terakhir untuk Argentina dan jelang laga perpisahan, Benin keluhkan logistik buruk.

Belum ada Komentar untuk "Messi Pamit dengan Gol Penalti: Argentina Hajar Benin 3-0 di Laga Perpisahan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel